Arsip Bulanan: Oktober 2016

KORAN SINDO Berikan Bimbel Gratis

http://www.koran-sindo.com/news.php?r=5&n=128&date=2016-05-31

Edisi 31-05-2016
Berikan Bimbel Gratis

http://platform.twitter.com/widgets/tweet_button.c6def25548e9590b13abaa1b3330b811.en.html#dnt=false&id=twitter-widget-0&lang=en&original_referer=http%3A%2F%2Fwww.koran-sindo.com%2Fnews.php%3Fr%3D5%26n%3D128%26date%3D2016-05-31%26&size=m&time=1475892767230&type=share&url=http%3A%2F%2Fwww.koran-sindo.com%2Fnews.php%3Fr%3D5%26n%3D128%26date%3D2016-05-31%26
PRABUMULIH-Biaya bimbi – ngan belajar (bimbel) yang semakin mahal, sehingga memberatkan sebagian masyarakat kurang mampu menjadi perhati an Pemerintah Kota Prabumulih.

Dalam waktu dekat ini, Pem – kot Palembang bakal membe – rikan bimbel gratis di setiap se – kolah yang ada di Bumi Seing gok Sepemunyian. Wali Kota Prabumulih H Ridho Yahya mengatakan, para orang tua tidak per lu lagi kha – watir menge nai biaya bimbel, hal itu dikarenakan pihaknya akan menganggarkan bia ya nya me – lalui dana APBD. “Ke depan kita akan ang garkan untuk biaya bim bel, jadi orang tua cu – kup hanya mengantarkan anaknya ke sekolah dan membekali ran tang saja, ka rena akan belajar hingga sore dise bab kan ada nya bim bel gratis yang di – adakan di setiap seko lah,” ujar Ri dho usai meng ha diri perpi sahan SMPN 5 Prabu – mulih, kemarin.

Tidak hanya itu, menu rut – nya, pihaknya ti – dak akan meng gunakan guru da ri setiap sekolah untuk mem – be rikan bimbel gra tis tersebut, hal itu dikarenakan pihaknya akan mencarikan gu ru-guru yang berkompeten di bidang nya, dan akan diberikan in sentif bagi yang mau me ngajar bimbel gratis bagi siswa di kota ini.

“Karena tidak semua orang tua mampu untuk membayar bimbel di luar sekolah, makanya kita berikan bimbel gratis di se – kolah-sekolah secara gratis, dan guru yang kita carikan pastinya mereka yang berkompeten dibi – dangnya,” katanya. Selain itu, dirinya me – minta pihak DPRD Pra – bu mulih un tuk me – nyambut baik niat de – ngan membe ri kan tam – bahan jam bela jar bagi siswa secara gra tis, guna mening kat kan kualitas pen didik an di kota ini. “Ini demi mencetak siswa-siswa berprestasi, guna mencerdaskan sis wa di kota ini,” ujar nya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Prabumulih Harto – no Hamid yang merupakan tokoh masyarakat Kelurahan Muara Dua menyambut baik dan mendukung rencana bimbel gra – tis tersebut. Dirinya juga meminta bimbel gratis tersebut tidak hanya dibe – rikan di sekolah negeri saja, me – lainkan juga di sekolah swasta, sebagai tujuan untuk pemerata – an dan juga tidak membeda-be – dakan sekolah.

“Bimbel gratis ini akan sa – ngat membantu orang tua, khu – sus nya yang tidak mampu un – tuk men dukung kemam puan dan juga mendorong pres tasi anak nya yang ingin maju, akan tetapi, sebaiknya bimbel gratis ini harus diberikan ke pada selu – ruh se ko lah, supaya semuanya bisa maju dan ber prestasi, tidak membe dakan sekolah negeri ataupun swas ta,” ujarnya.

Iklan

Program Bimbel Gratis Bagi Siswa SMA se-Kabupaten Pakpak Bharat Jumat, 07 Oktober 2016 07:15:00

http://beritasumut.com/pendidikan/Program-Bimbel-Gratis-Bagi-Siswa-SMA-se-Kabupaten-Pakpak-Bharat

Program Bimbel Gratis Bagi Siswa SMA se-Kabupaten Pakpak Bharat

Jumat, 07 Oktober 2016 07:15:00

BERITASUMUT.COM/IST
Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat menggandeng Perkumpulan Gajah Toba Semesta (PGTS) yang bekerjasama dengan Ganesha Operasional (GO) membuka bimbingan belajar (bimbel) gratis.
Beritasumut.com-Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat menggandeng Perkumpulan Gajah Toba Semesta (PGTS) yang bekerjasama dengan Ganesha Operasional (GO) membuka bimbingan belajar (bimbel) gratis bagi para siswa kelas XII jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Hal ini akan mengurangi beban biaya orangtua siswa untuk membayar bimbel jelang Ujian Nasional (UN) mendatang.
Tujuan ini mendapat respon positif dari Bupati Pakpak Bharat DR Remigo Yolando Berutu MBA MFin yang diwakili Sekretaris Daerah Mester Padang SPd MM. Menurut Sekda, Pemkab Pakpak Bharat akan terus membantu dan mendukung para pelajar. Sekda berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut secara tuntas dan serius.
“Dengan dilaksanakannya bimbel, para siswa bisa terbantu dalam menjawab soal-soal Ujian Nasional (UN) mendatang,” tuturnya seperti dilansir dari laman resmi pakpakbharatkab.go.id.
Bimbel ini sendiri akan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2016 sampai dengan Pebruari 2017 setiap hari Jumat dan Sabtu mulai 14.30 Wib sampai dengan 17.30 Wib dan proses belajar berpusat di SMAN 1 Tinada. “Bimbel ini kita peruntukkan secara cuma-cuma tanpa dibebankan biaya sedikitpun kepada para peserta, karena itu jangan sia-siakan kesempatan ini,” jelasnya.
Pada pembukaan acara Bimbel tersebut diserahkan lima set paket koding (konsep dasar dan the king) dari GO dilanjutkan pemukulan gong dan pemberian oleh-oleh Sekda kepada Tim PGTS dan GO.(BS02)

http://www.berdikarionline.com/sekolah-gratis-untuk-rakyat-miskin-dibuka-di-surabaya/

Sekolah Gratis Untuk Rakyat Miskin Dibuka Di Surabaya

“Dalam bayangan kami, jumlah peserta tidak akan membludak sebanyak ini. Makanya, konsep awal kami adalah bimbingan belajar,” kata Kamarudin Koto sambil memegang rambutnya di bawah terik panas, siang itu.

Kamal, sapaan akrab Kamaruddin Koto, adalah salah satu aktivis yang terlibat dalam pendirian sekolah rakyat untuk bimbingan belajar rakyat miskin di kota pahlawan, Surabaya. Pemuda kelahiran Jogjakarta ini sudah lama bergabung dengan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI).

Sedangkan sekolah gratis itu terletak di RW 2 Margorukun, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, kota Surabaya. Sekolah ini dibuka untuk kelas 1 sampai kelas 6 Sekolah Dasar. Karena jumlah pendaftar membludak, maka sekolah rakyat ini dipecah menjadi dua: satu di Margorukun, sedangkan satunya lagi di kampung ilmu.

“Meskipun kami baru buka, tetapi pendaftarnya sudah mencapai 200-an orang lebih. Mereka baru anak-anak di sekitar sini,” katanya.

Sejak pertama-kali dibuka pada 10 Februari lalu, sedikitnya 253 siswa dari keluarga miskin langsung mendaftar. Sebagian besar peserta adalah anak SD, khususnya mereka yang tidak sanggup ikut les privat.

Membantu Rakyat Miskin

Sekolah ini dipimpin oleh seorang ulama progressif, namanya Haji Lukman Hadi, yang juga dikenal sebagai anggota Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Seperti juga Haji Misbach di samannya ketika mendirikan sekolah-sekolah, Haji Lukman Hadi sangat berharap bahwa sekolah ini akan mencerdaskan anak-anak rakyat miskin.

Ketertarikan Haji Lukman untuk mendirikan menciptakan sekolah gratis bagi rakyat sudah muncul dalam benaknya sejak lama. Tetapi ide itu tidak pernah tertuang, karena dia belum punya organisasi untuk menghimpun orang-orang yang punya cita-cita sama.

“Meskipun sudah ada dana BOS (Biaya Operasional Sekolah, pen), tetapi belum tentu semua murid bisa menjangkau fasilitas pendidikan,” katanya.

Sebagai pengurus kampung dan sudah berkali-kali terpilih menjadi pengurus RW, Haji Lukman tahu betul kebutuhan warganya. Ia merasa sedih ketika melihat ada orang tua yang terbelit kesulitan menyekolahkan anaknya.

“Ada banyak yang mau ikut les privat. Tapi karena harus bayar, maka orang tua tidak bisa mengirimkan anaknya untuk les tambahan itu,” ujarnya.

Sekolah rakyat ini sudah dirancang jauh-jauh hari, tapi baru berhasil diwujudkan sekarang. “Kami sudah berfikir untuk mendirikan ini sejak bulan puasa tahun lalu. Baru sekarang bisa mewujudkannya,” kata Kamal.

Mendapat dukungan luas

Rakyat sangat antusias dengan keberadaan sekolah rakyat tersebut. Tidak hanya warga di sekitar RW 2 Margorukun, RW-RW lain pun tertarik untuk mendirikan sekolah yang sama.

“Kemarin RW 9 sudah berdiskusi dengan kami dan menyatakan kesediaannya untuk bergabung,” kata Kamal.

Sebagai bukti dukungan terhadap sekolah ini, semakin banyak orang yang menawarkan diri sebagai tenaga pengajar di sekolah ini. Jumlah tenaga pengajar untuk sementara baru berjumlah enam orang. Tiga orang aktivis SRMI, satu orang adalah guru SD Bubutan III, dan 2 orang lagi berasal dari sanggar merah-putih.

Kedepannya, jika tidak ada aral melintang, sekolah rakyat ini akan mendapat tambahan guru dari Gereja Santo Vincentius dan mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Sekolah ini terbuka untuk kelas pagi dan sore. Dukungan orang tua sangat nampak dari kesediaan mereka mengantar anak-anaknya ke sekolah. “Mereka rela meninggalkan sedikit pekerjaan di rumah untuk mengantar anaknya. Itu bukti dukungan mereka terhadap sekolah ini,” kata Haji Lukman Hadi.

Membutuhkan dukungan untuk keberlanjutan

Sekolah rakyat sudah berjalan dengan baik. Namun, baik Haji Lukman Hadi maupun aktivis-aktivis SRMI lainnya, dukungan terhadap sekolah rakyat ini sangat diperlukan.

“Saya berharap bahwa sekolah rakyat ini bisa bertahan dan berlanjut terus. Kalau perlu diperluas ke tempat-tempat lain atau kota-kota lain,” demikian harapan Haji Lukman Hadi kepada siapapun yang bersimpati dengan perjuangan ini.

Senada dengan dengan Haji Lukman Hadi, Kamaluddin juga berharap agar sekolah rakyat ini bisa berkembang lebih luas, dan menjadi alat pengorganisiran SRMI untuk melibatkan lebih banyak massa rakyat untuk bergabung dalam organisasi.